34 Tema Bakat Secara Umum

THE GALLUP ORGANIZATION, melalui konsep Positive Psychology nya dan penelitian di berbagai perusahaan selama 30 tahun,telah berhasil menemukan bahasa Bakat yang baru yang diperkenalkan melalui bukunya yang diterbitkan pada tahun 2002 yaitu “NOW DISCOVER YOUR STRENGTH”.
Walaupun bagi banyak orang, temuan ini dianggap biasa biasa saja, bagi saya temuan ini merupakan The Missing Link dalam dunia Psychology dan bahasa baru ini akan sangat berguna bagi masing masing pribadi maupun organisasi dalam rangka memaksimal kan kemampuan manusia maupun organisasi.
Pada dasarnya GALLUP, menemukan Bakat manusia dalam 34 tema yang masuk kedalam 4 kelompok Besar dan berikut ini melalui gambar Mind Mapping maupun penjelasan dari masing masing Tema Bakat, saya berharap agar pembaca bisa menemukan Bakat Dominan nya masing masing.

1. RELATING TALENTS,terdiri dari tema tema yang umumnya secara efektif menciptakan,membangun dan mempertahankan hubungan.Tema tema ini menggambarkan bagaimana seseorang mendekati orang lain dan bagaimana seseorang menanggapi orang lain yang mendekatinya. Bakat ini memberi perbedaan bagaimana seseorang secara alami membentuk hubungan pribadi,atau menunjukkan cara cara unik bagaimana dia menciptakan hubungan dan pola yang dipilih untuk mempertahankan hubungan tersebut

2. IMPACTING TALENTS, tema tema bakat yang terkandung didalamnya dapat memotivasi orang lain orang lain untuk beraksi, bakat bakat ini mendorong seseorang untuk menyiapkan jalan untuk diikuti oleh seseorang maupun kelompok kemudian membuatnya bergerak sepanjang jalan tersebut. Mereka yang memiliki bakat bakat ini akan merangsang orang lain untuk lebih produktif, untuk menggapai kesempurnaan and untuk memaksimalkan potensi pribadi

3. STRIVING TALENTS, bakat bakat yang terkandung didalamnya digunakan untuk mendorong dirinya menuju hasil, bakat bakat ini memotivasi dirinya merealisasikan sesuatu kemudian mencari hasil yang lebih baik lagi, Bakat bakat ini dapat dengan mudah menghasilkan energi yang diperlukan untuk menyelesaikan bahkan sampai pada proyek jangka panjang dan dengan cepat berpindah ke tugas tugas berikutnya. Bakat bakat ini juga merupakan motivasi yang nyata yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan tugas yang sama dengan cara yang ber beda beda, disebut juga pemacu, yang mendorong seseorang untuk bangun pagi setiap harinya dan melakukan sesuatu. Bakat Striving ini muncul dalam berbagai kategori, beberapa merupakan self starter sedang yang lainnya memerlukan kekuatan dari luar untuk memotivasinya. Beberapa hidup didalam lingkungan yang ”genting penting” yang terdorong untuk melakukannya sesegera mungkin. Sejumlah bakat berkembang didalam lingkungan yang sangat terorganisir, terstruktur ataupun yang terbatasi oleh waktu. Tema Striving ini merupakan bahan bakar yang mendorong seseorang untuk melakukan yang terbaik, mengambil risiko dan menentukan harapan yang tinggi

4. THINKING TALENTS, bakat bakat yang terkandung didalamnya melibatkan cara cara manusia mengumpulkan, memproses dan membuat keputusan berdasarkan informasi maupun gambaran mental. Survey menunjukkan bahwa manusia meluangkan sebagian besar waktunya untuk memikirkan baik hal hal yang lalu, sekarang maupun yang akan datang. Mereka yang tertarik dengan masa lalu menghidupkan kembali pengalaman orang atau situasi, berusaha mengerti mereka dan kemudian membuat rencana terhadap apa yang akan terjadi dimasa depan. Pribadi pribadi yang yang berpikir disaat ini juga hidup didalamnya, mereka menanggapi apa yang dihadapinya saat ini. Dan mereka yang berpikir mengenai masadepan akan menggali kemungkinan kemungkinan yang bisa terjadi, berpikir tentang apa yang mungkin terjadi bukan saja merupakan tantangan akan tetapi juga sangat memberikan semangat. Sebagai tambahan berpikir dalam kerangka waktu, ada juga bakat yang didasari atas bagaimana informasi diproses dengan cara yang berbeda , ada yang berpikir dengan membagi baginya untuk mengerti bagaimana sesuatu itu bekerja, yang lainnya berfikir seperti seorang detektif, mempelajari data dan mencari bukti

Organisasi Berbasis Kekuatan

(Sebuah pengantar)
Selama ini pengembangan organisasi acapkali terpaku kepada system organisasi, strategi, visi dan masih banyak lagi hal prioritas yang dijadikan acuan oleh stiap organisasi.
Namun kit asering lupa akan potensi besar yang ada dalam organisasi itu, Ya SDM, namun kita kerucutkan lagi dengan potensi SDM.

Beberapa pertanyaan muncul:
Sudahkah kita memperioritaskan kekuatan SDM yang ada dalam organiasi kita?
Berapa banyak SDM yang selama ini kita lupakan, yang sebenarnya memiliki kekuatan yang dahsyat?
Sejauhmana kekuatan yang ada yang hendak dioptimalkan? Bagaimana caranya? Bagaimana outcomesnya terhadap perusahaan?
Secara system kerja, apakah telah memposisikan orang pada tempatnya, sehingga setiap pekerjaan menjadi hal yang menyenangkan? Siapakan yang berperan dalam mengaktualisasikannya?

Dalam rubrik sederhana ini kita mencoba untuk membahas secara gamblang tentang esensi dari organisasi berbasis kekuatan.